Minggu, 05 Juni 2011
Tips Lengkap Posisi Bercinta Terbaik
Tips Menjaga Stamina Bercinta
~ Tahan Orgasme
Memang tidak mudah untuk mempertahankan orgasme saat berada di puncak sensasi seks. Butuh beberapa saat untuk menstimulasi kondisi tubuh menjadi fit kembali untuk kenikmatan berikutnya. Yang harus anda lakukan dengan pasangan yaitu buat diri anda dan pasangan rileks, dengan sedikit menahan orgasme di saat puncak kenikmatannya. Dijamin anda akan mampu bertahan untuk 'serangan' berikutnya dan anda tidak akan kehilangan gairah bercinta. Tekankan pada diri anda bahwa orgasme bukanlah akhir dari gairah yang sedang membara dan anda bisa istirahat dulu sebelum melanjutkannya. Agar lebih dasyat lagi, anda bisa mencoba beberapa posisi bercinta yang belum pernah anda praktekkan dengan pasangan.
~ Jaga libido
Untuk menjaga gairah bercinta disaat agar tidak menurun saat sedang menghela nafas beberapa saat sebelum nantinya melanjutkannya kembali, anda dan pasangan bisa melakukan belaian, pijatan, sentuhan di area sensitif atau ciuman mesra. Dengan begitu anda berdua bisa menciptakan suasana menjadi lebih intim lagi.
~ Hindari alkohol
Anggapan bahwa gairah bercinta akan semakin membara jika pria minum beberapa teguk minuman beralkohol sebelum bercinta, ternyata tidaklah benar. Efek dari minuman beralkohol bisa mempengaruhi kemampuan ereksi pria dan akan mempersulit pria meraih orgasme. Dan hal itu bisa berdampak buruk pada pihak wanita. Jika suami dalam kondisi mabuk, maka akan membuat si pria cepat mengantuk dan mengabaikan arti dari aktivitas seks yang sedang dilakukan. Maka dari itu hindarilah minum minuman beralkohol saat akan melakukan hubungan intim.
~ Kreatif
Memiliki kreatifitas saat melakukan hubungan intim sangat membantu untuk tetap menjaga keromatisan suasana bercinta anda berdua. Saat anda sedang memulihkan tenaga, anda bisa memanfaatkan sex toys seperti vibrator sebagai selingan sesaat. Selain itu es krim, saus coklat atau whipped cream, juga bisa dilibatkan di sela-sela anda memulihkan stamina. Lakukanlah eksperimen dengan makanan manis tadi sehingga anda bisa membuat kejutan-kejutan istimewa yang bisa membuat pasangan bertekuk lutut tak berdaya. Gunakan imajinasi terliar anda!
Minggu, 29 Mei 2011
Perubahan demi sang kekasih
Senin, 25 April 2011
Tertawa Bisa Membuat Cinta ^_^
Begitu kata dan saran pakar hubungan. Dia berkata, jika Anda mencoba untuk menarik lawan jenis, cobalah untuk tertawa. Sebab, tertawa ternyata memainkan peranan penting dalam suatu hubungan.
Jo-Anne Bachorowski, asisten profesor psikologi, Maria Smoski, dan Michael J. Owren, seorang profesor dari Universitas Cornell, menemukan bahwa manusia memiliki berbagai tawa.
Tidak hanya itu, sebuah studi 120 mahasiswa Universitas Vanderbilt, mengasumsikan bahwa suara tawa bisa menarik perhatian orang. Jika kita bisa mengolahnya, tawa dapat menimbulkan rasa cinta.
"Tentu saja, suara tawa tergantung pada jenis kelamin, Tapi daya tariknya adalah situasi yang ditentukan dari kondisi orang itu dan lingkungan - termasuk yang tertawa,." Tutur Bachorowski.
"Kami melihat, tertawa sangat efektif -. Seperti Kontak mata Dan pada kenyataannya dan tanpa disadari, banyak orang yang menggunakan trik tertawa untuk menunjukkan kondisi emosional dan cara merespons sesuatu," tambahnya.
Membuat orang jadi naksir
Sebenarnya, tawa lebih dari sekedar bumbu percakapan. Kita dapat menggunakan tawa untuk mengontrol keadaan emosi seseorang - dan diri sendiri, tentu saja. Dan pada kenyataannya, banyak orang yang tertarik dengan senyum murah.
"Jika orang tertarik dengan belas kasihan senyum Anda, maka Anda dapat membuat mereka lebih tertarik - atau dibikin biasa-biasa saja dengan mengatur nada dan intonasi tawa."
Yang mengatakan, jika Anda seorang wanita, maka cara terbaik untuk mengoyak pertahanan pria adalah dengan tertawa pada nada agak tinggi disertai gerakan tangan di sekitar dada.
Berbeda dengan laki-laki. Yang mengatakan, wanita lebih tertarik pada pria yang pandai menekan tawa sampai yang lebih rendah. Dengan suara yang lebih 'beradab', pria dapat mengurangi pikiran negatif terhadap perempuan.
Ada 4 Tanda Untuk menemukan Cinta Sejati
Berikut bantuan untuk meyakinkan keputusan hubungan Anda:
1.) Mengungkapkan keinginan anda dan mengapa menginginkannya?
Anda harus memiliki tujuan yang jelas tidak hanya tentang apa yang Anda inginkan dari cinta, tetapi apa yang mereka inginkan dalam hidup dengan pasangan Anda. Segera setelah mengetahui itu, Anda yakin akan mendapatkan hubungan dengan tujuan yang jelas dan visi tentang apa hubungan Anda dengan dia. Menentukan kriteria akan membantu anda dalam memilih pasangan yang cocok buat anda.
Meskipun kedengarannya basi, buatlah daftar harapan bagi pasangan ideal Anda. Isi daftar tersebut dengan keinginan bagi pasangan sempurna anda, istimewa tetapi realistis. Semakin banyak Anda tahu apa yang tepat untuk Anda, semakin mudah menangkap momen ketika dia bisa berjalan bersama Anda.
Ada pepatah lama mengatakan: "Anda tidak akan dapat membuat orang lain bahagia sampai diri anda merasa puas". Hal ini tidak hanya akan membantu saat bertemu orang baru, tetapi juga membantu Anda memulai hubungan pada saat yang tepat.
4.) Jadilah yang terbaik
Cinta bukan hanya mencari seseorang yang akan membuat Anda bahagia. Cocok merupakan sesuatu yang utama bagi anda-mungkin seseorang yang akan membuat Anda menjadi lebih bahagia dan lebih produktif.
Yang pasti Cara terbaik untuk menemukan cinta sejati adalah pintar untuk memilih pasangan dan jelas mengapa Anda memilihnya bukan karena maksud lain.
9 tips untuk mencari dan menjaga cinta
- Jangan jatuh cinta dengan seseorang yang sangat potensial. Terlalu banyak pria dan wanita yang punya teman berharap agar mendapatkan perubahan dalam hidupmu. Bersikaplah jujur dan menjadi diri sendiri dan bertanya: "? Dapatkah saya mencintai orang ini dengan cara yang sebenarnya ".
2. Jangan khawatir tentang nafsu. Dalam arti, orang melakukan hubungan seks akan menciptakan keintiman palsu, yang menyebabkan kekecewaan. Luangkanlah waktu untuk menciptakan hubungan emosional yang asli dan membiarkan hubungan seksual yang penuh gairah tumbuh.
3. Jangan abaikan keputusasaan untuk memiliki suatu hubungan. Misalnya, jika ia bertanya seperti "Saya tidak melakukan komitmen dengan benar," Percayalah padanya. Tanyakan pada dirimu, "Apakah orang ini bersedia secara emosional dan situsioanal?" (Orang cenderung untuk menghabiskan waktu untuk hobi dan kemudian cari pasangan baru).
4. Jangan mengasumsikan temanmu adalah "dirimu" yang dapat mengetahui apa yang kamu inginkan dan butuhkan. Bertanggung jawablah untuk mengungkapkan perasaan saling membutuhkan. Ini akan menghindari konflik dalam hubungan.
5. Terima pasanganmu. Ketika memasuki tahap bulan madu, mereka sering merasa puas satu sama lain. Teruslah melakukan hal-hal romantis dalam setiap hubungan, tidak hanya pada tahap awal. Misalnya, membuat "malam tanggal" sekali seminggu.
6. Jadilah empati pada pasanganmu. Sisihkan waktu untuk rencana yang telah kau buat dan beritahu pasanganmu untuk memahami pemikiranmu. Mengakui dan memvalidasi perasaan pasanganmu tidak berarti bahwa kamu harus setuju dengan mereka. Jika ini terjadi pada mu tidak berarti kamu harus menyerah pada kebutuhanmu sendiri. Sering kali, memahami perasaan akan berarti lebih untuk pasanganmu dibanding menjadi pemenang atau seorang yang egois.
7. Fokus pada apa yang kamu sukai tentang pasanganmu dan apa yang mereka lakukan benar, bukan tentang kesalahan mereka.
8. kekasihmu kembali. Orang yang mencintaimu kembali. Jangan lakukan kesalahan yang ke 2 kalinya pahami seseorang mencintaimu.
9. Sebuah hubungan yang sehat akan meningkatkan harga diri.
Untuk mendapatkan hubungan yang harmonis, setiap pasangan perlu untuk mengekspos diri mereka sendiri. Hubungan yang sehat terjadi ketika kedua pasangan merasa aman untuk mengekspresikan diri mereka sebenarnya terhadap satu sama lain.
Katakanlah Ini dengan Bunga ...
Katakanlah dengan bunga, itu ungkapan yang sering kita dengar untuk mengungkapkan sesuatu kepada seseorang. Bungalah yang selalu mewakili perasaan kita terhadap orang yang dicintai.
Dari generasi kegenerasi, wanita yang selalu dicintai selalu menerima hadiah bunga. Bunga sebagai bagian dari flora yang merupakan simbol kehidupan dan keindahan, sehingga ketika menerima, wanita tidak hanya merasa bergetar dan tersanjung, mereka akan merasa cantik dan sangat istimewa. Memberikan bunga untuk orang yang dicintai akan meningkatkan rasa sayang kepada anda, dan membuatnya masih sangat penting dalam kehidupan Anda.
Umumnya, bunga diberikan dalam suasana istimewa dan untuk meminta maaf, tetapi waktu terbaik untuk memberikan bunga adalah ketika tidak ada alasan apapun. Jika Anda membeli bunga hanya karena Anda ingin tahu bahwa Anda mencintai dan memikirnya terus menerus, ia akan merasa lebih terkesan, dan menghormati lebih dari sebelumnya. Intinyua memberikan "kejutan" (dalam suasana yang tidak partai) akan menambah suasana baru dalam hubungan Anda.
Ada beberapa cara untuk menyampaikan bunga kepada pasangan Anda. Ingat, apapun yang Anda lakukan, tujuan Anda adalah untuk mengesankan. Cara terbaik adalah untuk menunjukkan kepada dunia bahwa ia adalah pendamping hidup Anda.
Mengapa Anda tidak membeli bunga dan membawanya langsung? Anda dapat membantu terletak di dalam air. Atau ambil dia untuk bekerja dan menunjukkan semua rekan kerjanya bahwa Anda tidak hanya yang baik tetapi bagaimana beruntunganya Anda memilikinya.
Khusus pengiriman
Menyampaikan bunga melalui pengiriman saat Anda berada di tempatnya dan Anda melihat ia terkejut ketika saya membaca sebuah kartu ucapan, ia tidak hanya merasakan sejuta rasa, tetapi ia juga ingin membuat Anda hal yang sama.
Apapun alasannya, dia mengirimkan bunga hari ini untuk menunjukkan bahwa Anda mencintai dan menghormatinya lebih dari orang lain.
Rabu, 20 April 2011
Siapkah anda menikah muda???
Pernah terpikirkan olehku untuk menikah muda. Namun apakah ku siap untuk menjadi ayah yang bertanggung jawah sebagai kepala rumah tangga. Begitu sulit menurutku untuk menikah di usia muda. Dulu ibuku pernah cerita "jangan pernah kau mainkan sebuah pernikahan karena pernikahan merupakan hal yang sakral". Aku selalu ingat pesan ibuku itu. Tak mudah kata beliau dalam menjalin sebuah hubungan yang kokoh. Perlunya mempertahankan hubungan agar tetap kokoh dan tidak mudah terguncang “badai” harus mempunyai pondasi yang kuat. Untuk itu, diperlukan kerja sama yang solid dalam sebuah hubungan. Menurut ibuku ada 4 pondasi yang sangat penting dicermati dalam suatu hubungan pernikahan, diantaranya yaitu:
- Bahasa cinta, berupa waktu yang berkualitas untuk pasangan, pujian, sentuhan fisik, melayani dengan sepenuh hati.
- Komitmen untuk mempertahankan pernikahan dengan kebersamaan.
- Kepercayaan yang ditandai dengan jalinan harmonis, berpikir positif serta berusaha mencapai tujuan bersama yaitu kebahagiaan.
- Respect dengan saling menghormati pasangan—pemikiran, perasaan, dan perilakunya—dengan menjaga nama baik pasangannya.
Rabu, 06 April 2011
Cinta itu Menyakitkan!!!
Senin, 04 April 2011
Salahkah cintaku ini???
Ketika cinta telah menghilang

Kisah ini mengenai perjalan hidup seorang wanita bernama Mitha. Aku mengenalnya sejak aku masih kanak-kanak. Mitha adalah sosok wanita yang cerdas dan energik. Di usia remajanya saat itu, dia banyak mengikuti aktivitas positif, dari bidang olah raga, kesenian dan juga aktif dalam organisasi remaja.
Sebagai remaja yang aktif dan demikian luwesnya dalam bergaul, Mitha memiliki banyak teman baik laki-laki maupun perempuan. Dan di usia remajanya itu pula, Mita mulai menjalin hubungan kasih dengan seorang teman prianya yang bernama Remo. Sayangnya, Remo memiliki perilaku yang bertolak belakang dengan Mitha, Remo termasuk remaja yang selalu bersikap nakal walaupun kenakalannya itu masih termasuk kenakalan remaja biasa. Seperti cerita cinta remaja yang banyak terjadi dari zaman ke zaman, cinta Mitha pun sulit untuk digoyahkan sekalipun teman-teman dan keluarga kerap mengingatkan dan memberikan pengertian kepada Mitha mengenai kenakalan Remo yang mungkin akan menjadi masalah bagi masa depannya sendiri.
Ketika Mitha lulus dari SMA, dia melanjutkan kuliah diluar kota karena memang di kota kecil ini belum ada perguruan tinggi yang baik. Dan sejak itu, aku juga tidak mengetahui lagi perjalanan Mitha, apalagi beberapa tahun kemudian orang tua Mitha juga dipindahtugaskan ke daerah lain walaupun masih di kota yang sama. Berita terakhir saat itu yang kudengar bahwa Mitha melanjutkan kuliahnya di perguruan tinggi swasta di kota Jakarta.
Beberapa tahun kemudian, setelah lulus dari SMA aku melanjutkan kuliah disalah satu perguruan tinggi negeri di kota Bandung. Disana aku tergabung dalam kelompok mahasiswa yang terlibat dalam proyek-proyek penelitian yang diselenggarakan oleh pihak perguruan tinggi dan dibawah bimbingan para dosen. Dan tanpa diduga, pada salah satu proyek penelitian mengenai ‘Gizi Masyarakat’, aku bertemu dengan Mitha. Ternyata Mitha mempunyai profesi sebagai Ahli Gizi di Jakarta dan Lembaga tempat dia bekerja menjadi penyandang dana dalam proyek penelitian yang sedang kami lakukan saat itu.
Melihat gaya penampilan Mitha saat itu, aku meyakini bahwa dia memiliki karir yang baik. Dan pada saat pertemuan itu, Mitha mengadakan presentasi yang luar biasa. Aku terkagum-kagum melihat dan mendengarkan presentasi yang dia sampaikan, begitu jelas terlihat betapa cerdasnya wanita ini. Wanita cantik, cerdas, luwes, simpatik sekaligus tampak berwibawa. Mitha telah berubah menjadi wanita karir yang cerdas dan berhasil. Sebenarnya aku tidak terlalu terkejut dengan keberhasilan yang Mitha dapatkan saat itu, jika melihat masa lalu dia yang telah diisi penuh dengan hal-hal positif.
Hampir sepuluh bulan aku dan Mitha terkabung dalam satu team untuk proyek penelitian itu. Walaupun kami sudah saling mengenal satu sama lain sebelumnya tapi kami tidak pernah terlibat pembicaraan yang bersifat pribadi . Yang aku ketahui saat itu bahwa Mitha masih hidup sendiri alias belum berumah tangga. Hingga pada saat proyek penelitian itu selesai, dan akhirnya kami berpisah dan tidak lagi saling memberi khabar.
Hingga beberapa bulan lalu ketika aku berlibur ke rumah orang tuaku di kota kecil itu, aku baru mendengar kembali kabar mengenai Mitha. Betapa terkejutnya aku, dan hampir tidak percaya dengan kehidupan yang sedang Mitha jalani saat ini. Memang benar, roda kehidupan itu berputar, ada saatnya berada diatas dan ada saatnya pula berada dibawah. Tapi mendengar cerita yang dialami oleh Mitha, rasanya sulit untuk dipercaya, kejatuhan itu harus dialami juga oleh Mitha.
Pada tahun 1993, Mitha menikah dengan kekasihnya saat dia masih remaja dulu yaitu Remo. Rasa cinta yang memang sudah mereka bina sejak remaja dan tidak pernah pupus berusaha dibuktikan dengan mewujudkan pernikahan. Setahun kemudian pernikahan mereka dikarunia seorang putri yang cantik, hingga mereka merasa semakin sempurnalah kehidupannya dan juga cinta mereka. Dua tahun kemudian Mitha melahirkan lagi seorang bayi laki-laki yang sehat dan gagah. Siapapun, pasti akan menilai betapa sempurnanya kehidupan keluarga Mitha tidak ada lagi yang harus dilakukan selain mensyukuri dan menjaga segala anugrah yang telah dilimpahkan Tuhan kepadanya.
Seiring berjalannya waktu, berbagai masalah dalam khidupan rumahtangganya pun mulai hadir. Hingga akhirnya Mitha harus meninggalkan pekerjaan dan karirnya yang sudah dirintis sejak lama, bukan hanya itu Mitha dan seluruh keluarganya pun harus hijrah kembali ke kota kecil asal mereka. Bahkan semua materi yang pernah mereka milikipun harus direlakan untuk dilepaskan. Ntah apa sebenarnya yang telah menimpa keluarga ini, keluarga yang telah dibangun diatas cinta kasih itu.
Hari-hari setelah Mitha tinggal di kota asalnya itu, hanya diisi dengan kesibukan pekerjaan rumah tangga. Sebenarnya ini bukanlah pekerjaan yang ‘tidak mulia’, justru sebaliknya pekerjaan rumah tangga adalah ‘pekerjaan yang sangat mulia’ bagi seorang wanita. Hanya saja, yang dijalani oleh Mitha melebihi batas-batas kewajaran bagi seorang ibu rumah tangga. Lebih tepatnya, bahkan dari pekerjaan seorang pembantu rumah tangga sekalipun sudah diluar batas juga. Di kota asalnya ini, Mitha, Remo dan kedua anaknya tinggal di rumah orang tua Remo yang disana juga tinggal 2 orang adik laki-laki Remo selain kedua orangtuanya. Dan semua pekerjaan rumah, membersihkan rumah, memasak dan mencuci pakaian anggota keluarga (mertua dan adik-adik Remojuga), hingga mengantarkan dan menjemput anak-anak ke sekolah, harus dilakukan oleh Mitha tanpa dibantu siapapun. Hampir tidak ada waktu bagi Mitha untuk istirahat, selain malam hari saat waktu tidur tiba. Dari hari ke hari seperti itulah kesibukan Mitha dan terjadi bertahun-tahun, menjadikan fisik Mitha melemah hingga pada suatu hari Mitha terkena stroke dan sempat tak sadarkan diri beberapa hari.
Kini sudah tiada lagi Mitha yang cerdas, Mitha yang energik, dan Mitha yang cantik, semua itu telah hilang dari dirinya. Mitha yang ada saat ini, tinggallah sesosok tubuh yang tak berdaya, kurus, gigipun sudah banyak yang tanggal, jangankan berdiri untuk dudukpun dia sudah tak sanggup lagi, bahkan untuk bicarapun sudah tidak jelas lagi kata-kata yang terucap dari bibirnya. Saat aku datang menjenguknya, aku tak bisa menahan diri untuk tidak menitikkan airmata.
Penderitaan apakah yang telah dialaminya, hingga dia harus menderita sakit seperti saat ini? Bagaimana dengan Remo? Kemana Remo?
Ketika aku menjenguknya, aku bertemu dengan orangtua Mitha yang kemudian menceritakan apa yang beberapa tahun terakhir ini dialami oleh Mitha. Sejak kepindahan Mitha ke kota kecil ini, kehidupan rumah tangganya sudah tidak berjalan baik lagi, baik hubungannya dengan Remo maupun kehidupan ekonominya. Remo sama sekali tidak peduli dengan Mitha dan anak-anaknya, bahkan sepertinya Remo sudah tidak lagi mencintai Mitha. Disaat Mitha sakitpun, Remo sama sekali tidak memperhatikannya, di sibuk mencari kesenangannya sendiri. Nampaknya Mithapun cukup menyadari bahwa Remo sudah tidak mencintainya lagi, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa lagi, terlebih Mitha cukup mawas diri dengan keadaan fisiknya yang sudah tidak menarik lagi. Sehingga dia hanya bisa diam dengan segala derita lahir dan bathinnya dan menerima segala perlakuan kurang baik dari Remo dan bahkan keluarganya.
Saat tak ada lagi cinta diantara dua hati yang pernah dipersatukan didalamnya, akankah berakhir dengan kepedihan seperti itu?
Mba Mitha,
Aku berharap cinta yang pernah Mba Mitha rasakan, akan datang kembali. Yakinlah bahwa cinta yang datang pada saat seperti ini, adalah cinta suci, cinta yang abadi, cinta yang tidak pernah hilang seiring berjalannya waktu walau raga sudah tak mampu lagi berdiri. Kuatkanlah hati dan yakinlah bahwa masih ada orang-orang yang mencintai Mba Mitha…...
